Total Pageviews

Search This Blog

Friday, December 7, 2012

Resensi Agar Shalat Tak Sia-Sia






Judul Buku          : Agar Shalat Tak Sia-Sia
Penulis                 : Muhammad bin Qusri Al-Jifari
Penerbit              : PQS Publishing, Solo
Cetakan               : I, Nopember 2012
Halaman              : 168 hal.
Harga                    : Rp. 26.000,-
Marketing           : 0823 2404 1000


Amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Jika shalat seseorang baik, dia telah beruntung. Jika shalatnya buruk, berarti dia rugi. Tapi sayang, bila diperhatikan, banyak orang shalat yang hanya asal-asalan. Shalat baginya adalah beban. Tujuan pelaksanaannya tak lebih dari menggugurkan kewajiban. Gerakannya tanpa penghayatan dan bacaannya hanya sekadar hafalan. Shalatnya kurang bermakna dan kurang memberi pengaruh dalam kehidupan.


Buku yang ditulis oleh Muhammad bin Qusri Al-Jifari ini menyuguhkan banyak cara agar shalat kita tidak sia-sia. Sebab, jauh-jauh hari Rasulullah telah mengingatkan, “Sungguh seseorang telah shalat selama 60 tahun, tetapi satu pun shalatnya tidak ada yang diterima. Boleh jadi ia menyempurnakan rukuk, tetapi tidak menyempurnakan sujud. Atau, ia menyempurnakan sujud, tetapi tidak menyempurnakan rukuk.” (HR. Abul Qashim dalam As-Silsilah Ash-Shahihah).

Dalam buku ini, selain sebab-sebab internal, penulis juga menjelaskan sebab-sebab eksternal yang membuat shalat sia-sia. Totalnya ada 28 sebab. Buku yang dibagi menjadi empat bab ini dimulai dengan penyegaran kembali tentang kedudukan shalat dalam Islam dan diakhiri dengan berbagai cara agar shalat tak sia-sia.

Buku ini menarik dan membuat penasaran banyak orang. Benarkah ada hal-hal yang menyebabkan shalat tidak diterima? Atau, buku ini bahkan ‘menjewer’ telinga siapa saja yang buruk shalatnya. Tak heran, tak sedikit pembaca yang langsung memberi komentar begitu selesai membacanya. Di halaman 12, misalnya, seorang pembaca menuturkan, “Saya baru saja membaca buku Agar Shalat Tak Sia-Sia. Setelah membaca, saya merasa shalat yang sudah saya kerjakan selama 50 tahun belum ada apa-apanya. Buku yang sangat bagus dan menyadarkan diri untuk introspeksi.”

Tuesday, October 9, 2012

AGAR SHALAT TAK SIA-SIA EDISI BARU



Alhamdulillah, sejak diterbitkan pertama kali pada bulan Agustus 2007, buku Agar Shalat Tak Sia-Sia mendapat sambutan luar biasa dari pembaca Indonesia. Selama 4 tahun, sekali lagi alhamdulillah, buku tersebut rata-rata terjual 1.000 eksemplar per bulan. Bahkan pada bulan Oktober 2010, buku yang ada di tangan Anda ini telah diterbitkan dalam edisi bahasa Malaysia.
Itulah yang membuat kami optimis bahwa buku ini, dengan izin Allah, bisa mencapai target dibaca oleh 200 juta pembaca di Indonesia dan Malaysia. Meskipun, kami tidak tahu secara pasti berapa tahun lagi hal itu terwujud. Yang pasti, kami memiliki doa, cita-cita, dan harapan yang besar agar manfaat buku tersebut dapat dirasakan oleh sebanyak-banyaknya orang (Amin ya Rabbal ‘alamin).
Dalam versi baru Agar Shalat Tak Sia-Sia ini, kami lakukan beberapa hal. Pertama, menambahkan komentar dan respons dari pembaca yang sempat kami dokumentasikan, baik melalui SMS maupun telepon langsung ke HP penulis. Kedua, merevisi beberapa kesalahan yang kami temukan pada cetakan sebelumnya. Ketiga, menambahi beberapa dalil di beberapa poin. Keempat, menerangkan makna-makna hadis yang memerlukan penjelasan. Kelima, melengkapi dengan tiga sebab eksternal yang bisa membuat shalat sia-sia, yaitu bermusuhan secara tidak hak, memutus tali silaturahmi, dan melakukan perbuatan syirik. Keenam, hanya mencantumkan hadis sahih yang telah ditakhrij oleh Al-Albani dalam kitab-kitab hadisnya.
Akhir kata, kami berterima kasih kepada seluruh pembaca yang telah merekomendasikan buku ini kepada orang-orang yang ada di sekitarnya. Semoga dakwah melalui buku ini menjadi amal saleh yang ikhlas karena Allah bagi kita semua.

Friday, September 21, 2012

Bagaimana kita membela Rasulullah?

Akhir-akhir ini umat Islam disibukkan oleh serangan dari luar yang menghina Nabi Muhammad, baik lewat kartun, koran, buku, film, maupun media lainnya. Sebagai umat Islam, kita wajib membela kehormatan Rasulullah. Namun, sebelum itu kita terlebih dahulu perlu tahu siapakah orang-orang yang menghina Nabi Muhammad saw? Hal ini penting agar kita dapat mebela beliau dengan cara yang tepat dan benar.

Setidaknya, ada tiga golongan orang-orang yang menghina Nabi.
1.    Orang yang dengki kepada beliau
2.    Orang yang tidak mengetahui siapa beliau
3.    Orang yang terfitnah dengan keadaan dan kemunduran umat Islam

Dalam survey yang dilakukan oleh Dr. Raghib As-Sirjani sebagaimana ditulis dalam http://islamstory.com didapatkan data bahwa:
29,7% orang menghina Nabi karena tidak mengenal beliau,
35.5% karena dengki kepada beliau, dan
34.8% karena terkecoh oleh kemunduran kaum muslimin.

Orang-orang yang belum mengenal beliau tentu tak sedikit jumlahnya. Khususnya di dunia Barat.
Adapun tentang orang-orang yang dengki kepada Rasulullah dan Islam, maka sejak dahulu kelompok ini telah muncul. Al-Qur’an menjelaskan, “Berapa banyaknya nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu. Dan tiada seorang nabi pun datang kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.” (Az-Zukhruf: 6-7)
.
Pada zaman Rasulullah, telah dikenal nama-nama tokoh yang sering menghina beliau seperti Abu Jahal, Al-Walid bin Al-Mughirah, ‘Uqbah bin Abi Mu’ith, dan An-Nadhr bin al-Harits.

Adapun cara membela Rasulullah terhadap serangan tiga golongan tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Orang-orang yang dengki.
Kita harus bersikap tegas terhadap mereka dengan memberi peringatan keras, meminta mereka minta maaf kepada umat Islam atau bahkan mengusir dan memboikot mereka.
2.    Orang-orang yang bodoh
Kita harus berusaha mengenalkan siapa Rasulullah dan apa ajarannya kepada mereka malalui berbagai cara dan media.
3.    Orang-orang yang terfitnah karena kemunduran kaum muslimin
Umat Islam harus berusaha bersama-sama agar maju dalam setiap aspek kehidupan, baik ilmu, ekonomi, politik, dan terlebih akhlak mereka.





Saturday, August 11, 2012

Dari Pembaca untuk Pembaca

Bagi para pecinta ilmu yang belum membaca buku Bencana Akhir Zaman, bisa membaca sedikit petikan dari Mira di http://mira-intanterpilih.blogspot.com/2012/04/bkn-nk-tunjuk-baikcuma-nk-sebarkan-sdkt.html.
Jika Anda penasaran, segera beli bukunya di kedai atau toko buku online.

 




Bencana Akhir Zaman Menyebar Ke Mana-Mana

Saat saya mengetik kalimat "Bencana akhir zaman" di google, ternyata ulasan buku saya ini sudah di mana-mana. Ini di antaranya:


Tajuk: Bencana Akhir zaman
Penulis: Fahrur Muis
Penerbit: PTS Islamika Sdn Bhd
Tebal: 154 m/s

'peristiwa-peristiwa dahsyat menjelang kiamat'

Buku ini menjelaskan dengan cara yang lebih mudah dan jelas untuk difahami  tentang tanda-tanda kecil dan besar kiamat.

Di dalamnya diterangkan tanda-tanda kecil yang sudah, dialami dan yang pasti terjadi seperti ; diutus nabi Muhamad SAW sebagai pembimbing umat, terbelahnya bulan, penaklukan Baitulmuqqadis, tersebarnya penyakit taun, munculnya nabi-nabi palsu, putusnya silaturrahim, mengucap salam pada orang yang dikenali sahaja, amanat dipersia-siakan, riba bermaharajalela, meluasnya seks luar nikah, banyak berlaku kematian mendadak dan lain-lain.

Manakala tanda-tanda besar adalah seperti munculnya Al Mahdi, keluarnya Dajjal, turunnya Al masih Isa,  muncul Yakjuj dan Makjuj, matahari terbit dari barat, keluar binatang yang melata, hancurnya Kaabah dan setiapnya diceritakan dengan cara yang mudah dicerna oleh fikiran kita.

p/s: semoga kita diberi hidayahnya untuk menuju ke hari pembalasan...amin.. http://hudbuku.blogspot.com/2012/03/bencana-akhir-zaman.html

Friday, August 10, 2012

Terjual Seribu dalam Sebulan

Bisakah sebuah buku terjual seribu eksemplar dalam waktu sebulan. Jawabannya tentu bisa. Tetapi pertanyaan mendasarnya bukan itu, melainkan bagaimana caranya dan dapat bertahan berapa lama. Berdasarkan pengamatan saya terhadap hasil penjualan buku-buku Islam di pasar modern, hal ini terkait erat dengan tema sebuah buku. Jika tema, isi, judul, penampilan, promosi, dan display di toko buku bagus, maka pembaca akan segera membelinya. Tidak menutup kemungkinan per bulan bisa terjual ribuan eksemplar.

Salah satu contohnya adalah buku saya yang berjudul Amalan 24 Jam Wanita Haid. Pada bulan Juli 2012, alhamdulilah, terjual sebanyak 1.056 eksemplar. Sumber: http://universitipts.com/index.php/site/comments/top_100_bulan_julai_2012_berdasarkan_unit_terjual1/

Buku dengan sifat sebaliknya, hasilnya juga bisa ditebak. Bisa jadi, sebulan hanya terjual di angka satuan hingga puluhan saja. Jika sudah demikian, penulis ataupun penerbit harus manarik nafas panjang. Harus ekstra sabar karena hasil penjualan bukunya tidak menggembirakan, sementara tagihan dari percetakan sudah berjalan.

Saturday, August 4, 2012

prestasi royalti penulis

Tahun 2010 yang lalu, saya menduduki nomer 81 dalam  TOP 200 Penulis Penerima Royalti Tertinggi di PTS bagi Jualan Tahun 2010. Alhamdulillah, setahun berikutnya, prestasi saya naik ke nomer 46 dalam TOP 100 Penerima Royalti Tertinggi Bagi Jualan 2011 PTS. Sungguh ini menggembirakan, karena saya naik 35 nomer ke atas mendahului para penulis yang lain.

Terus terang, masih ada jalan panjang menuju nomer satu, karena itulah yang saya cita-citakan. Mudah-mudahan Allah memudahkan usaha saya untuk mencapainya. Mengapa? Karena pada dasarnya seorang hamba sangat memerlukan pertolongan Allah. Berikut data selengkapnya:

TOP 200 Penulis Penerima Royalti Tertinggi di PTS bagi Jualan Tahun 2010
81. Fahrur Mu'is (http://universitipts.com/index.php/top_200_penulis_penerima_royalti_tertinggi_bagi_jualan_tahun_20102/)

TOP 100 Penerima Royalti Tertinggi Bagi Jualan 2011 PTS
1. Abdul Latip bin Talib
2. Noorliza binti Kamarudin @ Chef Hanieliza
3. W Sasongko Muhammad Alexander
4. Dr. Danial bin Zainal Abidin
5. Ain Maisarah
6. Lily Haslina binti Nasir
7. Prof. Dr. Zulkifli bin Mohd Yusoff
8. Ustaz Azhar Idrus
9. Ahmad Badrul Hisam bin A Razak
10. Rohidzir bin Rais
11. Saridah binti Hamid
12. Afareez bin Abd Razak
13. Engku Zainun Engku Ab Rahman
14. Zamri bin Mohamad
15. Mazlia binti Murat
16. Muhammad Masnur Hamzah
17. Raihanah binti Salleh
18. Mohammad Ashadi bin Mohd Zaini
19. Hussin Khan bin Rahmatullah Khan
20. Ida Munira binti Abu Bakar
21. Prof. Dr. Muhd Kamil bin Ibrahim
22. Noor Halilah binti Mohd. Halim
23. Rafiza binti Ab. Rahman
24. Aminurashid bin Yeop Aziz
25. Rezarly bin Musa
26. Ammran bin Yunus
27. Raja Nur Qurshiyah binti Raja Hirdan
28. Adlie Syamsudin bin Samsudin @ Shamsudin
29. Ainon Mohd.
30. Maslina binti Ngadiman
31. Mohamad Bahruddin bin Mohamad Bekri
32. Dato' A. Samad Said
33. Ahmad Zahiruddin bin Mohd Zabidi
34. Nor Hazizam binti Ab Rahman
35. Sabaruddin bin Hussein
36. Rohayati binti Bakri
37. Salina binti Ibrahim
38. Noorfadzillah binti Omar
39. Marzuki bin Mohd Noor
40. Ahmad Fadzli bin Yusof
41. Tengku Asmadi bin Tengku Mohamad
42. Raudzah binti Roslan
43. Nur Ilyani binti Alias
44. Hasnah binti Muhamad Daud
45. Sharliza binti Ahmad
46. Fahrur Mu'is
...dan seterusnya  (http://universitipts.com/index.php/site/comments/top_100_penerima_royalti_tertinggi_bagi_jualan_2011/)